Kritis Terhadap Lingkungan dan Penegakan Hukum
Template Indeks
HUKUM  

Menabur Kedamaian di Bawah Langit Bandung: Ikhtiar Polresta Bandung Menjaga Marwah Kamtibmas

KABUPATEN BANDUNG – Di tengah heningnya malam yang seharusnya menjadi waktu bagi raga untuk bersimpuh dan beristirahat, jajaran Polresta Bandung justru melangkah pasti demi sebuah pengabdian. Pada Sabtu malam (31/1/2026), di bawah pimpinan Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) digelar bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah ikhtiar menjaga ketenangan masyarakat.

​Langkah ini merupakan perwujudan dari nilai luhur bahwa menjaga keamanan adalah bagian dari ibadah. Dengan melibatkan 228 personel gabungan TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah, patroli ini menyasar titik-titik rawan demi meminimalisir penyakit masyarakat yang mencederai nilai etik dan norma agama.

Suara Tokoh: Antara Hukum dan Pembinaan Moral

​Menanggapi langkah masif kepolisian tersebut, Rudy UGT, tokoh pemuda sekaligus Pemerhati Publik dari Media Cyber BK-RI, memberikan pandangan yang mendalam. Baginya, penegakan hukum yang dilakukan Polresta Bandung adalah langkah preventif yang patut diapresiasi, namun harus dibarengi dengan sentuhan pembinaan yang lebih kuat.

​”Kita tidak hanya bicara tentang menangkap pelanggar, tapi tentang menyelamatkan masa depan. Harapan saya, pengawasan dan pembinaan terhadap generasi muda lebih ditingkatkan lagi. Kejahatan seringkali lahir dari kekosongan nilai etik dan kurangnya pendampingan,” ujar Rudy UGT dengan nada menyentuh.

​Beliau menekankan bahwa setiap tindakan hukum harus menjadi jembatan bagi para pemuda untuk kembali ke jalan yang benar. Menurut Rudy, meminimalisir kejahatan di berbagai aspek bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab moral kolektif untuk menjaga adab dan etika di ruang publik.

Ketegasan yang Humanis

​Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 22 unit sepeda motor berknalpot tidak standar yang kerap mengganggu kekhusyukan istirahat warga. Tak hanya itu, ketegasan aparat juga membuahkan hasil dengan diamankannya satu pengendara yang diduga membawa narkotika jenis sintetis—sebuah ancaman nyata bagi moralitas bangsa.

Baca Juga  Dekolonisasi Peradilan: Era Baru Penegakan Hukum Nasional Resmi Dimulai

​Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menegaskan komitmennya:

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melakukan aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari bersama menjaga kondusivitas wilayah,” tuturnya.

Mengetuk Pintu Hati Masyarakat

​Upaya yang dilakukan Polresta Bandung dan sorotan dari tokoh seperti Rudy UGT mengingatkan kita semua bahwa keamanan bukan hanya soal nihilnya tindak kriminal, melainkan hadirnya rasa nyaman yang didasari oleh ketaatan pada hukum dan nilai-nilai religius.

​Semoga langkah preventif ini menjadi ladang amal bagi para petugas dan pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjaga langkah dalam koridor etika dan hukum yang berlaku. (Red)

Sumber Informasi: Bid Humas Polda Jabar

Editor: Media Cyber BK-RI

Tinggalkan Balasan