HUKUM

POLRI Presisi: Sosok IPDA Indra Koncara yang Religius & Humanis, Tuai Pujian Aktivis Jabar dalam Isbat Nikah Caringin

84
×

POLRI Presisi: Sosok IPDA Indra Koncara yang Religius & Humanis, Tuai Pujian Aktivis Jabar dalam Isbat Nikah Caringin

Sebarkan artikel ini

GARUT – Sebuah potret nyata dedikasi Polri yang melampaui tugas pokoknya terpancar jelas di Aula Kantor Kecamatan Caringin, Garut Selatan, Selasa (23/12/2025). Di tengah kebahagiaan 21 pasangan yang resmi mendapatkan kepastian hukum melalui Isbat Nikah Terpadu, sosok IPDA Indra Koncara menjadi sorotan karena peran aktifnya yang dinilai sangat relevan, religius, dan humanis.

Representasi Polri Presisi di Tengah Masyarakat

​Kehadiran IPDA Indra Koncara di tengah masyarakat pelosok Garut Selatan bukan sekadar pengamanan, melainkan sebagai motor penggerak keadilan. Sikapnya yang kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum namun tetap santun, dinilai sebagai cerminan sejati program “Polri Presisi”.

​Apresiasi tinggi datang dari berbagai kalangan aktivis Jawa Barat. Salah satunya adalah Rudy UGT, Ketua BK-RI DPD Jawa Barat. Rudy menyatakan bahwa kepedulian IPDA Indra terhadap nasib warga di wilayah terpencil merupakan hal langka yang patut dicontoh.

​”Beliau hadir melakukan apa yang mungkin tidak terpikirkan atau tidak bisa dilakukan orang lain. Ketulusannya dalam mengawal hak-hak masyarakat Caringin adalah bukti bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tapi juga pelindung martabat umat,” tegas Rudy UGT.

Sinergi untuk Kepastian Hukum Umat

​Momen ini juga menjadi saksi ketulusan Hakim Pengadilan Agama (PA) Garut, khususnya Hakim Ketua Drs. H. Ayip, M.H. dan Bapak Kosmara, S.H., yang bersedia “jemput bola” demi mengesahkan cinta warga Caringin.

​Berikut adalah nilai-nilai luhur yang tercipta dalam sinergi ini:

  • Dimensi Religius (Hifdzun Nasl): Melalui Isbat Nikah ini, IPDA Indra Koncara bersama BK-RI dan PA Garut turut menjaga marwah garis keturunan (Nasab). Identitas anak kini sah di mata agama dan negara, menghapus keraguan sosial yang selama ini menghantui warga.
  • Penegakan Hukum yang Humanis: Jarak tempuh berjam-jam menuju pusat kota Garut bukan lagi penghalang. Kehadiran para penegak hukum di lokasi membuktikan bahwa negara hadir bagi masyarakat yang terpinggirkan secara ekonomi dan akses geografis.
  • Kepastian Hak Perdata: Dengan dukungan kepolisian dan aktivis, para istri kini memiliki perlindungan hukum yang kokoh atas hak waris dan nafkah, sebuah langkah besar dalam mewujudkan masyarakat yang bermartabat.
Baca Juga  BALEENDAH MODEL: INOVASI LAYANAN KELILING

Apresiasi dari Pimpinan Nasional

Richard William, Ketua Umum DPN BK-RI, juga turut memberikan penghormatan atas kolaborasi luar biasa ini. Ia menilai IPDA Indra Koncara berhasil membasuh luka keterbelakangan administrasi di Caringin.

​”Hari ini kita melihat hukum yang memiliki hati. Sinergi antara kepolisian yang humanis seperti IPDA Indra, ketegasan hakim PA Garut, dan pengawalan dari BK-RI Jabar adalah kunci masa depan generasi bangsa yang lebih baik,” ujar Richard.

PESAN UNTUK MASYARAKAT: “CINTA ANDA LAYAK DIAKUI”

​BK-RI Jawa Barat berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Tiga Pilar dan praktisi hukum yang peduli. Isbat Nikah bukan sekadar urusan dokumen, melainkan urusan harga diri keluarga dan masa depan anak cucu kita.

Layanan Konsultasi & Pendaftaran Kolektif:

Wujudkan mimpi keluarga Anda menjadi nyata. Hubungi kami:

  • Website: www.bkrinews.or.id
  • E-mail: bkrinews8877@gmail.com
  • Sekretariat: DPD BK-RI Provinsi Jawa Barat

“Sinergi Pemuda, Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum.”

Tinggalkan Balasan