HUKUM

Menyemai Karakter di Tanah Jayaraga: SDN 1 Jayaraga Harmonisasikan Disiplin dan Spiritualitas lewat Pramuka

76
×

Menyemai Karakter di Tanah Jayaraga: SDN 1 Jayaraga Harmonisasikan Disiplin dan Spiritualitas lewat Pramuka

Sebarkan artikel ini

GARUT – Di balik riuh rendah aktivitas masyarakat Kampung Jaya Raga, terdapat sebuah oase pendidikan yang sedang tekun memahat masa depan bangsa. SDN 1 Jayaraga, yang berlokasi strategis di Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahuan, melainkan kawah candradimuka bagi pembentukan akhlak dan karakter generasi muda.

​Setiap hari Jumat, suasana sekolah tampak berbeda. Warna cokelat khas seragam Pramuka mendominasi, menciptakan pemandangan yang sarat akan nilai perjuangan dan kebersamaan. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan pengejawantahan dari visi sekolah dalam membentuk pribadi yang mandiri dan pantang menyerah.

Pilar Karakter di Hari yang Berkah

​Kepala SDN 1 Jayaraga, Ibu Yanti Sri Mulyanti Armi, dengan penuh dedikasi menjelaskan bahwa pemilihan hari Jumat sebagai pusat kegiatan ekstrakurikuler merupakan langkah strategis menyusul penerapan kebijakan full day school.

​”Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka kami laksanakan setiap hari Jumat. Tujuannya jelas: mengembangkan bakat, kedisiplinan, dan membentuk karakteristik anak agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ungkap beliau dengan nada optimis.

​Bagi sekolah ini, Pramuka adalah instrumen pendidikan karakter yang paling komprehensif. Melalui simpul-simpul tali dan baris-berbaris, siswa diajarkan tentang arti ketaatan kepada pemimpin dan pentingnya kerja sama tim—nilai-nilai yang sejalan dengan ajaran religiusitas tentang ukhuwah (persaudaraan).

Kepemimpinan yang Melayani (Servant Leadership)

​Satu hal yang menyentuh kepercayaan masyarakat adalah keterlibatan langsung pimpinan sekolah. Ibu Yanti, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), tidak hanya memantau dari balik meja. Beliau terjun langsung ke lapangan, memberikan motivasi, bahkan ikut melatih para siswa.

  • Pramuka Siaga (Kelas 1-3): Dilaksanakan pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
  • Pramuka Penggalang: Dilaksanakan pukul 13.00 hingga 14.30 WIB.
Baca Juga  Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Usai Dikaitkan Kasus Keracunan MBG

​”Kami tidak melepas begitu saja kepada pembina. Setidaknya sebulan sekali di awal bulan, saya terjun langsung memberikan motivasi. Kita biasakan hadir di tengah-tengah mereka agar anak-anak merasa didukung sepenuhnya,” tambah Yanti.

Membangun Kepercayaan Masyarakat

​Konsistensi SDN 1 Jayaraga dalam mengawal kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga sekitar dan orang tua siswa. Di tengah tantangan degradasi moral di era digital, langkah sekolah yang menitikberatkan pada kemandirian dan kedisiplinan menjadi jawaban atas kekhawatiran publik.

​Dengan semangat pantang menyerah, SDN 1 Jayaraga membuktikan bahwa pendidikan dasar adalah fondasi utama. Harapannya, setiap lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental baja dan hati yang terpaut pada nilai-nilai luhur agama dan kemanusiaan. (Red)

Liputan Khusus:

Tim Forum Wartawan Cyber BK-RI

H. Ujang SelametMedia Patroli

Tinggalkan Balasan