Kritis Terhadap Lingkungan dan Penegakan Hukum
Template Indeks
HUKUM  

Topeng Keadilan yang Runtuh di Cigudeg: Enam Polisi Gadungan Berakhir di Balik Jeruji

BOGOR – Di tengah upaya Polri menjaga marwah institusi, sebuah noda hitam coba digoreskan oleh oknum tak bertanggung jawab di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor. Enam pria yang mencoba mengenakan “topeng” sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) akhirnya harus tertunduk lesu saat borgol kepolisian yang asli melingkar di pergelangan tangan mereka, Senin (5/1/2026).

Intimidasi di Balik Seragam Semu

​Peristiwa ini bermula ketika sebuah mobil Avanza Veloz berhenti di depan tempat usaha salah satu warga. Enam pelaku turun dengan angkuh, mengklaim diri sebagai anggota dari Polres Bogor dan Polda Jabar. Bukannya mengayomi, mereka justru menebar ketakutan.

​Berdasarkan keterangan Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sehabudin, para pelaku menggunakan modus dokumentasi visual untuk menekan mental korban.

​”Para pelaku mengambil foto dan video di tempat usaha korban. Tujuannya jelas, untuk menakut-nakuti dan membangun narasi seolah ada pelanggaran hukum yang terjadi,” ujar AKP Budi.

Ratusan Juta untuk Kebebasan yang Semu

​Ketegangan memuncak saat para pelaku mulai menegosiasikan “uang damai”. Tak tanggung-tanggung, angka ratusan juta rupiah disodorkan sebagai syarat agar pemilik usaha tidak digelandang ke kantor polisi. Di sinilah letak ironinya: mereka menjual rasa aman yang sebenarnya adalah hak setiap warga negara.

​Namun, nurani masyarakat Cigudeg rupanya lebih tajam dari tipu daya pelaku. Menyadari ada yang janggal dari gelagat sang “aparat”, warga tidak tinggal diam. Dengan semangat gotong royong menjaga lingkungan, warga melakukan pengepungan massa yang terukur sebelum akhirnya menyerahkan para pelaku ke pihak yang berwenang.

Komitmen Penegakan Hukum

​Kini, keenam pelaku telah diamankan di Mako Polsek Cigudeg untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan ini menjadi pesan kuat bahwa tidak ada ruang bagi siapapun yang mencoba mencoreng institusi hukum demi keuntungan pribadi.

Baca Juga  Indra Fuji Priatna Menyatakan Dukungannya Melalui Media Cyber BK-RI, Bedas Lanjutkan Untuk Kebaikan Masyarakat Kabupaten Bandung

Catatan Penegakan Hukum:

  • Identitas Palsu: Mengaku anggota Polres Bogor & Polda Jabar.
  • Modus: Ancaman melalui dokumentasi usaha & pemerasan.
  • Status: Dalam proses penyidikan intensif di Polsek Cigudeg.

​Keadilan mungkin sempat terancam oleh seragam palsu, namun keberanian warga dan kesigapan petugas membuktikan bahwa hukum tetap tegak sebagai panglima. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk intimidasi yang mengatasnamakan otoritas.

Pewarta : Yudhistira
Uploader : Admin 1
Copyright © KONTEN 88 (05/01/11:57)

Tinggalkan Balasan