HUKUM

Negara Hadir, Premanisme Tergusur: Polsek Samarang Tegaskan Keamanan Lewat Maklumat Kapolda Jabar

89
×

Negara Hadir, Premanisme Tergusur: Polsek Samarang Tegaskan Keamanan Lewat Maklumat Kapolda Jabar

Sebarkan artikel ini

GARUT – Rasa aman bukanlah sekadar harapan, melainkan hak dasar setiap warga yang wajib dipenuhi oleh negara. Menjawab komitmen tersebut, jajaran Polsek Samarang Polres Garut menunjukkan taringnya dalam menjaga kondusivitas wilayah. Di bawah komando langsung Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., aparat kepolisian bergerak masif memberantas penyakit masyarakat yang meresahkan.

​Pada Selasa, 17 Februari 2026, suasana di sepanjang Jalan Raya Samarang tampak berbeda. Personel Siaga Mako dan Reskrim Polsek Samarang turun ke jalan bukan sekadar berpatroli, melainkan membawa misi penting: Menyosialisasikan Maklumat Kapolda Jawa Barat terkait penanganan premanisme, balapan liar, dan geng motor.

Ketegasan demi Kenyamanan Masyarakat

​Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H., menginstruksikan tim terbaiknya yang dipimpin oleh IPDA Prayudi Juni Alamsyah, S.H., bersama AIPTU Dede Rohman, S.H., AIPTU Sugiyono, AIPTU Willy Gahara, dan BRIPKA Joko. Mereka menyisir titik-titik vital di Desa Samarang untuk memastikan pesan negara sampai ke telinga masyarakat: Tidak ada ruang bagi premanisme di tanah Garut.

​”Kami tidak akan memberikan celah bagi oknum yang mencoba mengusik ketenangan warga. Maklumat ini adalah bentuk ketegasan hukum sekaligus jaminan bahwa negara hadir untuk melindungi,” ujar AKP Hilman Nugraha dalam keterangannya.

Poin Utama Sosialisasi

​Dalam giat tersebut, petugas menekankan beberapa langkah preventif dan represif:

  • Zero Tolerance: Penindakan tegas terhadap segala bentuk aksi premanisme dan intimidasi di jalanan.
  • Pembubaran Geng Motor & Balapan Liar: Menindak aktivitas kelompok bermotor yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
  • Sinergi Pelaporan: Mengajak masyarakat menjadi mata dan telinga kepolisian melalui layanan darurat 110 atau laporan langsung ke Mapolsek.

Membangun Harmoni dan Keamanan

​Langkah ini diambil bukan hanya untuk menakuti pelanggar hukum, tetapi untuk menyentuh rasa nyaman di hati masyarakat. Kehadiran personel di lapangan membuktikan bahwa Polri senantiasa bersiaga menjaga ritme kehidupan warga agar tetap kondusif.

Baca Juga  OPINI: "Garut Hebat" atau Sekadar Slogan? Menakar Moralitas dan Legalitas di Balik Sengkarut Dapodik Tegalpanjang

​Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah hukum Samarang dilaporkan aman dan terkendali. Masyarakat menyambut positif langkah proaktif ini, berharap agar Samarang tetap menjadi rumah yang nyaman tanpa bayang-bayang ketakutan dari aksi premanisme.

​”Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dan koordinasi masyarakat dalam menjaga harkamtibmas. Kita jaga bersama wilayah kita,” tutup AKP Hilman Nugraha dengan nada optimis. (Red)

Tinggalkan Balasan