
BOGOR – Air adalah urat nadi kehidupan, terutama bagi hamparan sawah dan keseharian warga di Bumi Tegar Beriman. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menjawab keresahan warga terkait tersumbatnya aliran irigasi di wilayah Ciampea.
Menindaklanjuti instruksi langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan aksi nyata melalui normalisasi saluran Irigasi Cihideung, Kecamatan Ciampea. Langkah ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan upaya mengembalikan hak masyarakat atas air yang bersih dan lancar.
Menghidupkan Kembali Aliran yang Terhenti
Selama ini, tumpukan sampah dan sedimentasi yang menebal telah membungkam gemericik air di Irigasi Cihideung. Melalui Unit Pelayanan Teknis Infrastruktur dan Irigasi (UPTII) Ciampea, para petugas turun langsung menyusuri sepanjang 800 meter saluran.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil yang signifikan:
- Pembersihan Masif: Petugas berhasil mengangkat endapan sampah dan material setebal 50 sentimeter yang selama ini menyumbat napas irigasi.
- Pemulihan Fungsi: Dengan terangkatnya sedimen tersebut, air kini dapat kembali mengalir tanpa hambatan menuju lahan-lahan pertanian warga.
Harmoni dalam Gotong Royong
Keindahan dari aksi ini terletak pada kolaborasi yang menyentuh berbagai lapisan. Tak berjalan sendiri, DPUPR menggandeng Pemerintah Desa Cihideung, Kecamatan Ciampea, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga para penggiat lingkungan dan warga setempat.
Pemandangan bahu-membahu di lapangan menjadi potret nyata bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kolektif. Normalisasi ini adalah manifestasi dari kepedulian pemerintah terhadap kesehatan lingkungan dan kesejahteraan para petani yang menggantungkan hidupnya pada aliran air ini.
”Kebersihan saluran irigasi bukan hanya soal teknis pengairan, tapi soal bagaimana kita menghargai kehidupan dan masa depan anak cucu kita.”
Pesan untuk Masa Depan
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Bogor menitipkan pesan menyentuh bagi seluruh warga: Mari menjaga apa yang telah kita bersihkan. Saluran air bukanlah tempat sampah, melainkan warisan yang harus dijaga kesuciannya agar bencana tidak bertamu dan kemakmuran terus mengalir.
Dengan lingkungan yang bersih, pola hidup sehat akan tercipta, dan semangat Bogor yang “Istimewa” akan terus hidup dalam setiap tetes air yang mengalir jernih di Cihideung.
Pewarta : Yudhistira
Uploader : Admin 1
Copyright © KONTEN 88 (29/12//12:11)








