RAGAM

Menjemput Damai di Keheningan Malam: Langkah Santun Kapolsek Cisewu Rajut Silaturahmi Jelang PAW Desa Cisewu

1
×

Menjemput Damai di Keheningan Malam: Langkah Santun Kapolsek Cisewu Rajut Silaturahmi Jelang PAW Desa Cisewu

Sebarkan artikel ini

GARUT – Di bawah langit malam Kecamatan Cisewu yang diselimuti udara dingin khas priangan, sebuah pemandangan menyejukkan hati terlihat pada Selasa malam (07/07/2026). Jam dinding baru saja menunjukkan pukul 19.00 WIB ketika Kapolsek Cisewu, AKP Asep Pujaeri, bersama Ps. Kanit Intelkam melangkah menyusuri jalanan desa.

​Bukan untuk patroli biasa dengan sirine yang menderu, melainkan sebuah ikhtiar batin dan fisik. Di malam krusial menjelang Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Cisewu yang akan digelar esok hari, Rabu 8 Juli 2026, Polri hadir dengan pendekatan yang amat menyentuh: menyambangi hati para calon pemimpin.

​Satu per satu kediaman tiga Calon Kades PAW didatangi. Langkah kaki aparat penegak hukum ini membawa misi mulia, memastikan bahwa pesta demokrasi tingkat desa ini tidak dinodai oleh keretakan silaturahmi.

​Merajut Ukhuwah di Tiga Kediaman

​Pintu pertama diketuk di Kp. Cisewu RT 02/02, kediaman Sdr. Jumardi (Calon No. Urut 1). Suasana hangat langsung terasa saat AKP Asep Pujaeri menjabat erat tangan sang calon. Obrolan mengalir santun, diselingi pesan agar menjaga kedamaian di tingkat akar rumput.

​Perjalanan berlanjut menembus malam menuju Kp. Sawah Lega RT 04/02, rumah Sdr. Asep Bahrul Anwar (Calon No. Urut 2). Di sini, Kapolsek kembali menularkan energi positif, mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa.

​Terakhir, rombongan Polsek Cisewu menyambangi Kp. Cikangkung RT 04/06, menyapa Sdr. Ferdi Setia Primahadian (Calon No. Urut 3). Di setiap ruang tamu yang disinggahi, untaian doa dan ajakan cooling system disampaikan dengan sangat menyentuh.

​”Kepemimpinan itu adalah takdir yang sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Tugas kita manusia hanyalah berikhtiar dengan cara yang baik dan menjaga agar persaudaraan di Desa Cisewu ini jangan sampai terkoyak hanya karena perbedaan pilihan,” ujar AKP Asep Pujaeri dengan nada bicara yang teduh.

​Hadirkan Rasa Aman Melalui Sentuhan Kalbu

​Kehadiran Polri di tengah malam ini bukan sekadar menjalankan tugas formalitas pengamanan, melainkan sebuah bentuk nyata dari Polri Presisi yang humanis. Sadar akan adanya potensi kerawanan—seperti tekanan moral, gesekan verbal antar-tokoh, hingga isu pengkondisian suara karena keterbatasan jumlah pemilih hak perwakilan—Polsek Cisewu memilih jalan pencegahan yang berbasis ketukan nurani.

Baca Juga  Dibalik Geliat Cemara Cidaun: Menanti Sentuhan Nyata ‘Bapak Aing’ untuk Sabuk Hijau Cianjur Selatan!

​Melalui komunikasi yang kontinu dan koordinasi melekat bersama Forkopincam serta elemen desa yang netral, Polsek Cisewu berupaya membentengi masyarakat dari provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

​Kapolsek Cisewu, AKP Asep Pujaeri, melalui laporan resminya kepada Kapolres Garut menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mutlak untuk menciptakan rasa aman dan nyaman yang hakiki. Hingga menjelang tengah malam, situasi di wilayah hukum Polsek Cisewu dilaporkan aman, tenteram, dan sangat kondusif.

​Doa Terbaik untuk Cisewu

​Esok pagi, GOR Desa Cisewu akan menjadi saksi bisu lahirnya pemimpin baru. Namun, lewat rida dan ikhtiar silaturahmi malam ini, masyarakat Cisewu telah memenangkan satu hal yang jauh lebih berharga: kedamaian dan rasa persaudaraan yang tetap utuh.

Ketika Polri hadir bukan sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai sahabat yang menjaga jalannya ibadah demokrasi dengan kelembutan, di situlah esensi sejati dari ‘Mengayomi dan Melayani’ benar-benar hidup di tengah masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan