
BANDUNG – Di bawah naungan semangat u khuwah dan profesionalisme, Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat resmi menabuh genderang konsolidasi organisasi. Mengambil tempat di Ruang Publik Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat, Sabtu (21/02/2026), jajaran pimpinan periode 2025-2030 berkumpul dalam satu barisan komando yang solid untuk menyongsong Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah manifestasi pengabdian yang berlandaskan pada ketegasan aturan dan nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Satu Komando: Menegakkan Marwah AD/ART
Ketua Dekopinwil Jawa Barat, Yuke Mauliani Septiani, S.T., M.Si., dalam arahannya menekankan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kedisiplinan jajaran pengurus terhadap konstitusi organisasi. Beliau menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil wajib berpijak pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta koridor hukum yang berlaku di Republik Indonesia.
”Dekopinwil Jabar adalah rumah besar yang dibangun di atas fondasi hukum dan etika. Tidak ada ruang bagi disintegrasi. Kita bergerak dalam satu barisan komando yang disiplin, di mana setiap pengurus memahami Tupoksi-nya dengan penuh tanggung jawab di hadapan manusia dan Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Yuke dengan lugas.
Beliau juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan organisasi akan ditindak tegas sesuai dengan mekanisme sanksi yang diatur dalam AD/ART, guna menjaga integritas dan kepercayaan anggota koperasi di seluruh Tanah Pasundan.
Formasi Pimpinan: Sinergi Profesional dan Religi
Sebagai bentuk transparansi dan penguatan struktur, Yuke secara resmi memperkenalkan jajaran pimpinan yang akan mengawal transformasi koperasi Jawa Barat lima tahun ke depan. Formasi ini merupakan perpaduan antara akademisi, praktisi, dan tokoh masyarakat yang memiliki komitmen tinggi.
Unsur Pimpinan Inti:
- Wakil Ketua Bidang Organisasi & Kelembagaan: Nurodi, S.E.
- Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha: H. Toto Iskandar, S.E.
Jajaran Ketua Bidang (Barisan Komando Strategis):
Drs. Hugo Siswaya, M.M.; Zaenal Aripin, A.Pi., M.Si.; H. Yoedani, S.E., M.M.; H. Ade Ardiansyah, S.H., M.Kn.; H. Muhammad Nuzul, S.E., M.M.; Dr. Ir. H. Tendy Kusmayadi, M.P.; Rani Roemina, S.E.; Drs. H. Dedi Setiadi, S.P.; Suyanto; H. Aun Gunawan, S.E.; Sri Budi Rahayu, S.Pd., M.M.; H. Moch Daeng M. Tahir, S.E.; dan H. Ahmad Bajuri, S.E.
Visi Menyentuh: Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
Di tengah dinamika ekonomi global yang kian menantang, Dekopinwil Jabar berkomitmen menjadikan koperasi bukan hanya sebagai entitas bisnis, tapi sebagai gerakan moral untuk menyejahterakan umat.
”Melalui konsolidasi yang solid dan terarah, kita mendorong transformasi koperasi agar semakin adaptif dan profesional. Namun, jangan lupakan ruh koperasi: gotong royong dan keadilan sosial,” tambah Yuke.
Rapat koordinasi ini menjadi fondasi krusial bagi penyusunan program kerja yang aplikatif pada Rapimwil dan Rakerwil mendatang. Dengan semangat Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asah, Dekopinwil Jawa Barat siap melangkah pasti demi kemajuan ekosistem koperasi yang mandiri dan berkelanjutan. (Red)








