GARUT, BK-RI – Dinamika pembangunan sarana pendidikan di wilayah pelosok kerap menghadirkan tantangan tersendiri. Namun, dengan semangat keterbukaan dan iktikad baik, setiap hambatan justru menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pihak sekolah, pelaksana, aparatur penegak hukum, dan masyarakat.
Menanggapi pemberitaan sebelumnya bertajuk “MENEMBUS BATAS DIGITAL DI ATAS BETON RETAK: Saat Visi Luhur ‘KELADI’ SDN 1 Pamalayan Dihantam Dugaan Pembangunan Asal-Asalan!” yang terbit pada 21 Juli 2026, pihak sekolah dan pelaksana memberikan penjelasannya. Pihak-pihak terkait menegaskan bahwa persoalan tersebut murni disebabkan oleh miskomunikasi di lapangan yang kini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan transparan.
Permohonan Maaf dan Pelurusan Miskomunikasi
Kepala SDN 1 Pamalayan, Cecep Deny Yuliawan, S.Pd. SD, selaku penerima manfaat, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak pelaksana dari CV. SAR Perkasa melalui Media Cyber BK-RI pada Corong www.bkrinews.or.id/
Beliau berharap kesalahpahaman ini tidak diperpanjang karena seluruhnya telah diselesaikan secara musyawarah dan ditinjau langsung berbasis data sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).”Kami memohon maaf atas dinamika dan miskomunikasi yang sempat terjadi. Setelah duduk bersama dan mencocokkan data di lapangan sesuai RAB, semuanya sudah jelas dan selesai dengan baik. Kami sangat mengapresiasi iktikad baik dari pihak penyedia jasa,” ujar Cecep Deny Yuliawan.
Apresiasi Hangat Warga dan Orang Tua SiswaLangkah cepat dan pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan ini mendulang apresiasi luas dari warga lokal serta para orang tua siswa. Ungkapan terima kasih mendalam ditujukan kepada berbagai pihak yang dengan sigap menjaga kondusivitas wilayah:
Dinas Pendidikan Kabupaten Garut atas perhatian penuh terhadap mutu sarana belajar anak-anak. FORKOPIMCAM Cisewu, yang tak lelah mengawal ketertiban dan pembangunan daerah.Barisan Kepemudaan Republik Indonesia (BK-RI) DPD Jawa Barat, sebagai wadah kontrol sosial yang konstruktif.
Jajaran Polri Presisi Sektor Polsek Cisewu Resor Garut & Tim Tipikor, yang merespon cepat dan peka terhadap potensi isu di lingkungan, sehingga situasi Cipta Kondusif (Cipkon) tetap terjaga dengan aman.
Pihak Pelaksana (CV. SAR Perkasa), yang terbukti amanah dan profesional dalam menjalankan pengerjaan fisik sesuai spesifikasi teknis yang disepakati bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 1 Pamalayan ini sendiri berjalan berdasarkan Kontrak Nomor: 000.3.2/04-SPK/RRKS1PCSWI2-Disdik/2026 bernilai Rp286.991.634,00 dengan jangka waktu pelaksanaan 60 hari kalender, bersumber dari APBD Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2026.
Hak Jawab Pelaksana: Kerja Profesional Sesuai Spesifikasi Tegas Menjawab keraguan terkait material dan jadwal pengiriman barang, pihak penyedia jasa dari CV. SAR Perkasa memberikan penjelasannya secara rinci dan terukur. Seluruh material utama telah didatangkan lebih awal ke lokasi guna memastikan pengerjaan dapat selesai tepat waktu agar ruang kelas bisa segera dimanfaatkan kembali oleh para siswa.
Spesifikasi Material Utama di Lapangan:Rangka Atap: Baja ringan spesifikasi presisi C75.Atap: Genteng Metal Berpasir yang tahan cuaca dan minim kebisingan.Rangka Plafond: Hollow ketebalan 40×40×2mm.Penutup Plafond: Gypsum Board standar ukuran 240×120×9mm.
Terkait dokumen proyek dan waktu pengiriman material, pihak pelaksana menjelaskan bahwa pengiriman dilakukan pada masa libur sekolah (mulai akhir Juni hingga Juli) secara sengaja untuk alasan keamanan serta kesiapan mobilisasi alat, material, dan pekerja.
“Secara prinsip, informasi umum terkait paket pekerjaan sudah terpasang secara transparan pada papan/banner di area proyek. Terkait percepatan pengiriman material, ini justru kami lakukan atas dorongan agar kelas bisa segera dipakai saat kegiatan belajar mengajar dimulai kembali. Kami selalu terbuka untuk berdiskusi dan menyelesaikan setiap perbedaan pendapat secara ramah dan kekeluargaan,” ungkap pihak pelaksana dengan nada hangat dan humanis.
Harapan Bersama untuk Pendidikan Garut yang Lebih BaikDengan selesainya miskomunikasi ini melalui ruang dialog yang dingin dan berlandaskan data, pengerjaan rehabilitasi ruang kelas SDN 1 Pamalayan kini kembali berlanjut dengan lancar. Warga masyarakat dan orang tua murid menyambut gembira kepastian ini, berharap anak-anak mereka dapat segera belajar di bangunan kelas yang kokoh, aman, dan nyaman. (Red)











