Kanteng || Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perkumpulan Pengacara GAPTA yang juga Pendiri Forum Wartawan Jaya Indonesia FWJI

Kali ini terjadi di Kabupaten Murung Raya Kecamatan Tanah Siang Selatan Desa Olung Muro, Serujan 06 atau Muro Sawang.
Segerombolan preman dari pihak perusahaan tambang emas PT. Indo Muro Kencana IMK dengan dijaga ketat oleh Oknum Aparat Hukum melakukan eksekusi lahan sengketa tanpa melalui proses hukum sebagai mestinya, yaitu eksekusi pengadilan.

Hal itu disampaikan demikian oleh Richard, dikarenakan hingga kini belum ada Putusan Pengadilan dan bahkan gugatan dari pihak PT. Indo Muro Kencana IMK kepada pihak Keluarga Imanuel selaku korban ke Pengadilan.
Dengan demikian jelas ini merupakan Aksi Anarkis atau premanisme, dikarenakan Pihak PT. Indo Muro Kencana IMK telah membongkar paksa pondok dan kebun milik keluarga Imanuel yang berada di wilayah kerja PT. Indo Muro Kencana IMK dengan cara melawan hukum.

Akibat dari perbuatan tersebut pihak Keluarga Imanuel mengalami kerugian hingga milyaran rupiah

Hebatnya lagi Aksi tersebut dikawal ketat oleh Oknum Aparat Penegak Hukum dari Kepolisian dan TNI, ini jelas jelas sangat memalukan sekali.

Menurut Richard, mereka dibayar oleh Negara dari uang rakyat untuk mengayomi rakyat, namun faktanya justru sebaliknya membikin resah rakyat.

Ini adalah salah satu pemicu munculnya hukum rimba yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat Dayak Kalimantan guna mempertahankan hak haknya yang diambil paksa secara melawan hukum dan tanpa ganti rugi, yang berdampak terjadi pengusiran paksa investasi dari bumi Kalimantan.

Sekarang mungkin sudah waktunya masyarakat harus bangkit untuk ikut berperan menegakkan hukum, guna menyadarkan oknum aparat hukum yang justeru melakukan perbuatan melawan hukum

Dan Richard William kembali mengingatkan kepada Pemerintah Pusat khususnya Kapolri dan Panglima TNI untuk segera merespon positif atas kejadian ini. Supaya investasi dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Dan ini wujud kepedulian kami guna menjaga kedamaian ber-investasi yang bermartabat guna terwujudnya keadilan bagi masyarakat Dayak Kalimantan Tengah khususnya.
Dan akhir kata mari jaga dan selamatkan Marwah Polri dan TNI dari ulah Oknum Oknum yang mementingkan diri sendiri demi berburu rente.
Reporter : Richard William GAPTA
Editor : Purnama, S.Sos