GARUT, www.bkrinews.or.id – Hari bahagia yang seharusnya penuh tawa seketika berubah menjadi jerit tangis dan kepanikan histeris. Sebuah minibus jenis Elf yang mengangkut rombongan pengantin dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal tragis dan terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 20 meter di kawasan Garut Selatan, Minggu (7/6/2026).
Insiden memilukan ini terjadi di Jalan Raya Banjarwangi, tepatnya di Kampung Lemah Duhur, Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut.
Hanya dalam hitungan jam, video amatir yang merekam detik-detik pasca-kecelakaan langsung beredar luas di media sosial Facebook dan menjadi trending topik hangat di kalangan netizen.
Jerit Tangis Keluarga Pengantin Memecah Keheningan Banjarwangi
Dalam rekaman video berdurasi singkat yang diunggah oleh warga di lokasi, tergambar jelas suasana mencekam di dasar jurang. Suara tangisan anak-anak dan histeria orang dewasa memecah keheningan jalur pegunungan tersebut.
Kondisi kendaraan Elf bernasib malang itu tampak mengalami kerusakan yang sangat parah akibat hantaman keras saat berguling ke dasar jurang yang terjal.
”Suasana di lokasi sangat mencekam. Warga yang melihat kejadian langsung berlarian turun ke jurang untuk menolong. Terdengar suara tangisan keluarga, mereka syok berat karena ini rombongan mau mengantar pengantin,” ujar salah seorang saksi mata di sekitar lokasi kejadian.
Hingga proses evakuasi rampung, bangkai kendaraan masih tertahan di dasar jurang yang curam. Medan yang sangat terjal dan bersemak menyulitkan petugas serta warga untuk melakukan penarikan kendaraan.
Kronologi Kejadian: Oleng di Jalan Bergelombang
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, rombongan pengantin tersebut diketahui bergerak dari arah Singajaya menuju ke arah Garut Kota. Namun naas, saat melintasi jalur bergelombang di Kampung Lemah Duhur, petaka itu datang. Kendaraan tiba-tiba kehilangan kestabilan.
“Menurut informasi yang kami terima dari warga yang berada di lokasi, kendaraan sempat oleng ketika melintas di jalan bergelombang. Setelah itu sopir membanting setir ke arah kanan hingga kendaraan masuk ke jurang,” ungkap warga setempat.
15 Korban Termasuk Balita Berhasil Dievakuasi Selamat
Meskipun benturan dan kedalaman jurang sangat mengerikan, mukjizat masih menaungi para penumpang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini. Namun, seluruh penumpang yang berjumlah belasan orang dilaporkan mengalami luka-luka dan syok berat.
Berikut data sementara korban di dalam kendaraan:
- Total Penumpang: ± 15 Orang
- Dewasa: 10 Orang
- Anak-anak/Balita: 5 Orang
Warga setempat bersama petugas dengan sigap langsung melakukan aksi heroik menuruni jurang demi menyelamatkan para korban, terutama anak-anak yang menangis ketakutan. Seluruh korban luka saat ini sudah dilarikan ke Puskesmas Banjarwangi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Penyelidikan Polisi dan Warning Jalur Garut Selatan
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, apakah murni akibat faktor jalan, kelalaian, atau adanya kendala teknis pada armada Elf tersebut.
Tragedi ini menjadi alarm keras sekaligus pengingat bagi seluruh pengendara yang hendak melintasi jalur pegunungan Garut Selatan. Kontur jalan yang berkelok tajam, tanjakan curam, serta beberapa titik jalan yang bergelombang menuntut konsentrasi penuh dan kondisi kendaraan yang benar-benar prima. (Red)












