HIMBAUAN KEMANUSIAAN DAN DESAKAN TANGGAPAN DARURAT
Peringatan Dini & Permohonan Respon Cepat Pencarian Korban Kecelakaan Laut di Perairan Jawa Barat.
Menyikapi serangkaian insiden kecelakaan laut (laka laut) yang menimpa para nelayan dalam beberapa hari terakhir, Rukun Nelayan Jayanti mengimbau secara terbuka dan mendesak jajaran instansi pemerintah terkait—termasuk BASARNAS, Polairud, Dinas Kelautan dan Perikanan, BPBD, serta BMKG—untuk segera mengambil langkah konkrit, terukur, dan bermartabat demi kemanusiaan.
Guna meminimalisir potensi bertambahnya korban serta memaksimalkan efektivitas operasi pencarian dan pertolongan (SAR), kami memohon pelaksanaan tindakan operasi yang berpedoman pada prinsip:
- Tepat Waktu (Timely Response): Pengerahan tim SAR armada gabungan secara cepat untuk memanfaatkan golden time penyelamatan jiwa manusia di laut sesuai dengan mandat UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
- Tepat Arah (Targeted Navigation & Search): Pemanfaatan sarana dan fasilitas canggih seperti sistem pemantauan satelit, radar laut, armada kapal penyelamat, drone pemantau, serta pemetaan arus laut terkini untuk mengoptimalkan koordinat titik pencarian.
- Tepat Guna (Resource Optimization): Sinergi lintas sektoral guna mengamankan keselamatan pelayaran serta menerbitkan peringatan dini keselamatan (safety advisories) bagi para nelayan yang beroperasi di wilayah rawan kecelakaan.
RINCIAN LAPORAN INCIDENT / LAKA LAUT TERKINI
1. Kejadian Laka Laut I (Cidaun, Cianjur)
Waktu Kejadian: Selasa, 20 Oktober 2026 (Sekitar Pukul 05.00 WIB)
Identitas Korban:
Nama: ZUHIRMAN (45 Tahun)
Tempat, Tanggal Lahir: Balam, 2 April 1981
Alamat: Pekon Balam, Desa Balam, Kec. Pasir Utara, Kab. Pasir Barat, Prov. Lampung Kronologi singkat: Korban berangkat melaut menuju perairan Ci Ujung menggunakan perahu KING.
Saat menarik jaring pada pukul 05.00 WIB, korban mendadak mengalami pusing hingga pingsan. Tekong perahu (Sdr. Dimas, asal Pelabuhan Jayanti) segera membawa korban kembali ke darat pada pukul 07.00 WIB. Korban kemudian dievakuasi ke RS Cidaun menggunakan kendaraan milik penanggung jawab perahu (Sdr. Bobom), namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
2. Kejadian Laka Laut II (Sindangbarang / Sereg, Cianjur) Waktu Keberangkatan: Selasa, 13 Oktober 2026 (Pukul 16.00 WIB)
Waktu Penemuan Armada: Rabu, 14 Oktober 2026 Identitas Korban:
Nama: SOBIRIN
Alamat: Kp. Karyamukti, RT 03/RW 08, Desa Karangwangi, Kec. Cidaun, Kab. Cianjur Kronologi singkat: Korban berangkat melaut menggunakan perahu AM FAMILY.
Pada hari Rabu (14/10/2026), perahu korban ditemukan dalam kondisi kosong tanpa awak di perairan Sidangbarang/Sereg. Perahu korban telah berhasil dievakuasi oleh kapal PUTRA SANJAYA asal Ujung Genteng. Hingga saat ini, keberadaan Sdr. Sobirin masih dalam pencarian dan belum ditemukan.
3. Kejadian Laka Laut III (Perairan Cidamar, Cidaun) Waktu Keberangkatan: Senin Sore, 17 Oktober 2026 Waktu Terdeteksi Hilang Kontak: Rabu, 21 Oktober 2026 Identitas Korban:
Nama: SANDI M. (24 Tahun)
Tempat, Tanggal Lahir: Cianjur, 8 Februari 2002 (Laki-laki)
Alamat: Kp. Cipakis, RT 03/RW 09, Desa Cidamar, Kec. Cidaun, Kab. Cianjur
Kronologi singkat: Korban berangkat melaut menggunakan perahu NADIA PUTRI menuju titik lokasi Cidamar. Setelah 2 (dua) hari beroperasi, korban mengalami hilang kontak.
Setelah dilakukan pengecekan langsung ke titik lokasi, armada perahu ditemukan di perairan Cidamar dalam kondisi tanpa awak. Hingga laporan ini diterbitkan, korban belum ditemukan.
Kami atas nama pengurus dan seluruh warga nelayan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami memohon doa serta dukungan nyata dari seluruh pihak, pemangku kepentingan, dan aparat penegak hukum/SAR agar upaya pencarian korban hilang kontak dapat segera membuahkan hasil.
Demikian laporan dan himbauan resmi ini kami sampaikan agar menjadi perhatian dan prioritas penanganan bersama.
Tertanda,
RUKUN NELAYAN (RN) PELABUHAN JAYANTI












