Kritis Terhadap Lingkungan dan Penegakan Hukum
Template Indeks
HUKUM  

Sentuhan Ibu di Balik Seragam: Pesan Mendalam Kapolsek Mantikulore yang Getarkan Hati Netizen

PALU – Di balik ketegasan seragam cokelat dan lencana yang tersemat, terselip sebuah ketulusan yang mampu menyentuh relung hati terdalam. Sebuah video yang diunggah oleh akun resmi @polsek.mantikulore mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya, memperlihatkan sisi lain dari penegakan hukum: sisi yang penuh kasih, namun tetap berwibawa.

​Dalam patroli malam yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mantikulore, Iptu Andi Rampewali, suasana yang biasanya tegang berubah menjadi momen edukasi yang mengharukan. Saat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas di sebuah penginapan, Iptu Andi tidak menggunakan bentakan atau nada tinggi. Sebaliknya, ia hadir layaknya seorang ibu yang sedang menasihati anak-anaknya.

​”Kalau cinta, bukan begini caranya. Jangan mau merusak dirimu sendiri,” ucap Iptu Andi dengan suara tenang namun tegas kepada para pemuda-pemudi yang terjaring. Kalimat sederhana ini bukan sekadar teguran, melainkan sebuah pesan moral yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa harga diri dan masa depan jauh lebih berharga daripada kesenangan sesaat.

​Pendekatan humanis ini seketika viral dan menuai jutaan apresiasi dari warganet. Ribuan komentar membanjiri unggahan tersebut, memuji cara Polri dalam berkomunikasi. “Ibu, caranya sangat baik, tutur katanya sopan tanpa kekerasan dalam berucap,” tulis salah satu netizen.

​Aksi ini menjadi bukti nyata dari semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang diusung oleh Kapolri. Iptu Andi Rampewali menunjukkan bahwa penegakan hukum tidak selalu harus identik dengan tangan besi. Keberhasilan seorang polisi bukan hanya saat berhasil mengamankan pelanggar, tetapi saat pesan yang disampaikan mampu mengetuk pintu kesadaran dan membawa perubahan perilaku bagi masyarakat.

​Polri kini tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung moral generasi bangsa. Di bawah langit malam Mantikulore, Iptu Andi telah menitipkan pesan bahwa kedisiplinan bisa dibangun di atas fondasi kasih sayang, dan hukum bisa ditegakkan dengan cara yang paling elegan: yakni dengan menyentuh sisi kemanusiaan. (Red)

Baca Juga  Oknum Dirut BPR KR Indramayu Tersangka Baru Korupsi Rp34 Milyar, dan Modus Topengan Kredit Macet Rp230 Milyar

Tinggalkan Balasan