
CIBINONG – Di bawah langit Cibinong yang khidmat, sebuah langkah besar diambil demi masa depan Bumi Tegar Beriman. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk mengawal dan mendampingi jalannya roda pemerintahan, khususnya pada program-program strategis daerah.
Langkah ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan sebuah ikhtiar batin dan komitmen moral untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Membuka Lembaran Baru yang Bersih
Pernyataan tersebut disampaikan Rudy Susmanto usai memimpin rapat Koordinasi Evaluasi Program Tahun 2025 dan Pembahasan Rencana Kerja 2026 di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Selasa (20/1). Pertemuan yang dihadiri jajaran KPK tersebut menjadi saksi tekad Pemkab Bogor untuk memutus rantai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
”Kami ingin membuka lembaran baru. Ini bukan hanya soal administratif, tapi soal tanggung jawab moral kami kepada rakyat Bogor. Kami meminta pendampingan KPK agar setiap langkah yang kami ambil tetap berada di jalan yang benar,” ujar Rudy dengan nada penuh ketulusan.
Menyentuh Akar Persoalan Masyarakat
Rudy menegaskan bahwa keputusan menghadirkan KPK adalah jawaban atas keresahan dan harapan warga. Beberapa isu krusial yang menjadi fokus pendampingan antara lain:
- Sektor Pertambangan: Penataan kembali regulasi agar alam Bogor tidak hanya dieksploitasi, tapi juga dilindungi.
- Infrastruktur Vital: Pengawalan pembebasan lahan untuk jalan khusus angkutan tambang dan pembangunan Jalan Rancabungur–Leuwiliang.
- Alih Fungsi Lahan: Memastikan setiap jengkal tanah Bogor dikelola sesuai peruntukannya demi kesejahteraan anak cucu di masa depan.
”Pendampingan ini adalah perisai. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun hak rakyat yang tercederai oleh kebijakan yang salah atau penyimpangan hukum,” tambah Rudy.
Pemerintahan yang Sehat, Rakyat yang Berdaya
Dengan menggandeng lembaga antirasuah, Rudy Susmanto ingin menanamkan budaya baru di lingkungan Pemkab Bogor: bahwa kejujuran adalah mata uang yang berlaku dalam setiap pelayanan publik. Sinergi ini diharapkan menjadi pondasi yang kokoh bagi pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih bermartabat.
Langkah elegan ini menegaskan posisi Rudy sebagai pemimpin yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius dalam melakukan “pembangunan jiwa” birokrasi yang bersih dan melayani. (Lipsus Team/CyberBK-RI)